Harga LPG Terbaru 2025 Dorong Pemerintah Pastikan Subsidi Lebih Tepat Sasaran
- Selasa, 07 Oktober 2025
JAKARTA - Pemerintah tengah mempertimbangkan pembentukan badan ad hoc khusus untuk mengawasi penyaluran LPG 3 kilogram bersubsidi.
Langkah ini bertujuan memastikan subsidi tepat sasaran karena anggaran yang dikeluarkan setiap tahun mencapai Rp80–87 triliun. Jika badan baru tidak memungkinkan, pemerintah dapat menugaskan BPH Migas untuk menjalankan fungsi pengawasan tersebut.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan pentingnya pengawasan agar subsidi bisa lebih efisien dan tepat sasaran. “Subsidi ini harus kita jamin dan pastikan untuk tepat sasaran. Institusinya sedang kami pikirkan, apakah BPH Migas atau badan ad hoc,” ujarnya.
Baca JugaIndonesia Raih Kemajuan Signifikan Dalam Pendanaan Energi Bersih Lewat JETP
Pengawasan yang kuat diharapkan mengurangi penyalahgunaan subsidi dan memastikan masyarakat yang berhak mendapat LPG 3 kg dapat terpenuhi kebutuhannya.
Harga LPG 3 Kg di Pangkalan dan Pengecer
Berdasarkan pantauan di Tangerang Selatan, harga LPG 3 kg di pangkalan masih berlaku Rp19.000 per tabung. Misalnya, Pangkalan LPG Ayanih yang menjual tabung 3 kg sesuai arahan pemerintah, sehingga harga tetap stabil di level eceran tertinggi (HET). “(Harga LPG 3 kg) Rp19.000,” kata penjaga pangkalan setempat.
Sementara itu, harga di level pengecer atau sub pangkalan sedikit lebih tinggi karena sudah termasuk biaya antar. Di Toko Jejen, LPG 3 kg dijual Rp22.000 per tabung dan pengantaran dilakukan langsung ke alamat pelanggan. “(Harga LPG 3 kg) Rp22.000, diantar,” ujar penjaga toko yang melayani pengecer LPG.
Keberadaan pengecer ini memudahkan konsumen memperoleh LPG subsidi tanpa harus datang langsung ke pangkalan, terutama untuk wilayah padat penduduk. Dengan mekanisme ini, distribusi LPG lebih fleksibel sekaligus menjaga ketersediaan di pasar lokal.
Pemerintah berharap harga tetap stabil agar masyarakat tidak terbebani sekaligus memastikan subsidi efektif.
Harga LPG Non-Subsidi 5,5 Kg dan 12 Kg
Selain LPG 3 kg bersubsidi, harga LPG non subsidi untuk tabung 5,5 kg dan 12 kg di Tangerang Selatan juga stabil. Di Toko Jejen, LPG 5,5 kg dibanderol Rp110.000 per tabung, sedangkan tabung 12 kg dijual Rp210.000, belum mengalami kenaikan dari bulan sebelumnya.
Harga tersebut lebih tinggi dibanding harga resmi agen Pertamina karena sudah termasuk ongkos kirim atau biaya transportasi ke pelanggan. Daftar harga LPG non subsidi untuk tabung 5,5 kg dan 12 kg di agen resmi Pertamina berbeda berdasarkan wilayah.
Di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah, harga LPG 5,5 kg Rp94.000 dan 12 kg Rp194.000.
Wilayah Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tenggara dibanderol Rp97.000 untuk 5,5 kg dan Rp202.000 untuk 12 kg.
Di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali, harga LPG 5,5 kg Rp90.000 dan 12 kg Rp192.000. Kalimantan Utara menetapkan harga Rp107.000 untuk 5,5 kg dan Rp229.000 untuk 12 kg
Sementara Maluku dan Papua menetapkan harga tertinggi, yakni Rp117.000 untuk 5,5 kg dan Rp249.000 untuk 12 kg.
Tujuan Stabilitas Harga dan Distribusi Tepat Sasaran
Pemerintah menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga LPG untuk melindungi daya beli masyarakat. Penetapan harga eceran tertinggi (HET) menjadi salah satu instrumen untuk memastikan konsumen tidak dirugikan akibat fluktuasi pasar.
Selain itu, pengawasan distribusi LPG bersubsidi bertujuan agar bantuan energi ini tepat sasaran, terutama bagi rumah tangga berpenghasilan rendah. Dengan harga yang jelas dan mekanisme pengawasan yang ketat, diharapkan distribusi LPG subsidi lebih efisien dan transparan.
Stabilitas harga LPG non subsidi juga menjadi penting agar konsumen mengetahui biaya yang wajar, termasuk biaya transportasi ke agen atau pengecer. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah menciptakan sistem energi yang adil, ramah lingkungan, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Juara Kelas Bulu UFC Ilia Topuria Isyaratkan Segera Kembali Bertarung Di Oktagon
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Terobsesi Rekrut Bintang Premier League Dana Rp27 Triliun Disiapkan
- Jumat, 06 Februari 2026
Astra Hadirkan Karya Seni Kreatif Bersama indieguerillas di Stasiun MRT Setiabudi
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Zulkifli Hasan Jelaskan Penyesuaian Program MBG Menyambut Bulan Ramadhan
- Jumat, 06 Februari 2026
Pencapaian Proyek JETP Tahun Dua Ribu Dua Puluh Enam Perkuat Transisi Energi
- Jumat, 06 Februari 2026
Dewan Energi Nasional Sebut Biodiesel Berperan Strategis Dalam Mewujudkan Swasembada Energi
- Jumat, 06 Februari 2026











.jpeg)
