JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (BTN) kembali memimpin penyaluran KPR Subsidi FLPP dengan penguasaan 37% dari kuota nasional.
Capaian ini jauh melampaui bank BUMN lainnya, sekaligus mendapat apresiasi dari Menteri PKP. Strategi BTN memastikan masyarakat berpenghasilan rendah tetap memperoleh rumah layak dan terjangkau.
BTN Jadi Penyalur KPR FLPP Terbesar
Baca JugaEfisiensi Energi Meningkat Berkat Kombinasi WFH dan Transportasi Umum yang Optimal
BTN mencatat jumlah penyaluran KPR FLPP mencapai 93.098 unit hingga September 2025, ditambah BTN Syariah 36.589 unit, sehingga total 129.687 unit atau setara 37% dari kuota nasional 350.000 unit.
Capaian ini menegaskan posisi BTN sebagai pemain dominan dalam program perumahan bersubsidi. Penguasaan pasar yang besar ini sekaligus menjadi bukti konsistensi BTN mendukung kebutuhan rumah rakyat terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Apresiasi tinggi pun disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, atas kontribusi BTN yang unggul dibanding bank BUMN lain.
Perbandingan dengan Bank Himbara Lain
Penyaluran oleh bank anggota Himbara lainnya jauh lebih rendah. BRI menyalurkan 17.515 unit, BNI 8.440 unit, Bank Mandiri 7.963 unit, dan bank-bank lain berada di kisaran 2.000–3.000 unit.
Penguasaan BTN yang signifikan menunjukkan keunggulan strategi penyaluran dan fokus pada efektivitas program FLPP. Hal ini membuat BTN tetap menjadi bank yang diandalkan untuk mencapai target Program 3 Juta Rumah.
Keunggulan BTN juga mencerminkan kemampuan bank untuk menyesuaikan program subsidi dengan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.
Dukungan Pemerintah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Berbagai kebijakan pemerintah memperkuat efektivitas program FLPP. Contohnya, pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjadi 0% untuk MBR, serta aturan penghasilan maksimal penerima program.
Untuk Jabodetabek, batas maksimal penghasilan MBR ditetapkan Rp12 juta untuk single income dan Rp14 juta untuk joint income pasangan. Kebijakan ini mendorong lebih banyak masyarakat berpenghasilan rendah dapat mengakses rumah subsidi.
BTN memanfaatkan kebijakan ini dengan optimal, memastikan program KPR FLPP tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.
Target Penyaluran BTN Tahun 2025
BTN menargetkan menyalurkan 220.000 unit rumah melalui KPR FLPP sesuai alokasi pemerintah dari total 350.000 unit nasional pada 2025. Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, optimistis target ini dapat tercapai.
Keberhasilan BTN juga ditopang oleh acara akad massal KPR FLPP yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan Menteri PKP, menegaskan komitmen pemerintah dan bank dalam mendukung pemenuhan rumah layak.
Dengan strategi tepat dan dukungan kebijakan, BTN memastikan perolehan KPR FLPP tetap maksimal, memperkuat misi menyediakan rumah terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pilihan Rumah Subsidi Terjangkau di Banyuasin Buka Peluang Hunian bagi Masyarakat
- Sabtu, 04 April 2026
Sinergi Logistik Haji Dorong Penguatan Ekonomi Nasional yang Lebih Kuat dan Stabil
- Sabtu, 04 April 2026
Berita Lainnya
Respons Cepat ASDP Jaga Kelancaran Layanan Penyeberangan Ketapang Secara Optimal
- Sabtu, 04 April 2026
Menhan Lakukan Kunjungan Kerja Perkuat Sinergi Prajurit dan Masyarakat Lokal
- Sabtu, 04 April 2026
Menteri PPPA Pastikan Hak Pendidikan Anak Terpenuhi Lewat Program Sekolah Rakyat
- Sabtu, 04 April 2026
Pemerintah Percepat Penyaluran Bansos April 2026 Agar Lebih Tepat Sasaran
- Sabtu, 04 April 2026












