Kamis, 02 April 2026

BYD Perkuat Pasar Kendaraan Listrik Indonesia dengan Penjualan Tinggi

BYD Perkuat Pasar Kendaraan Listrik Indonesia dengan Penjualan Tinggi
BYD Perkuat Pasar Kendaraan Listrik Indonesia dengan Penjualan Tinggi

JAKARTA - Pabrikan otomotif asal Tiongkok, BYD, berhasil mencatat pencapaian signifikan di Indonesia sepanjang delapan bulan pertama tahun 2025.

Hingga Agustus, penjualan kendaraan listrik BYD telah menembus lebih dari 25.500 unit. Capaian tersebut memperkuat posisi BYD sebagai pemimpin di segmen mobil listrik nasional.

Penjualan Nasional Capai Puluhan Ribu Unit

Baca Juga

Fajar dan Fikri Tetap Fokus di BAC, Persiapan Piala Thomas Terjaga

Public Relations Manager BYD Motor Indonesia, Nathasya Natalia, menyampaikan bahwa penjualan tersebut membuat BYD kini menguasai lebih dari 50 persen pangsa pasar kendaraan listrik di tanah air. Menurutnya, pencapaian ini sekaligus menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap transportasi berbasis energi bersih.

“Karenanya kami juga cukup antusias dan tetap menjadi motivasi bagi kami untuk terus dapat mendukung pengembangan industri kendaraan listrik Indonesia,” ujar Nathasya dalam keterangan di Bandung, Jumat.

Lebih lanjut, Nathasya menjelaskan bahwa keberhasilan penjualan BYD tidak hanya sebatas angka, melainkan menjadi dorongan untuk terus berkontribusi terhadap pertumbuhan industri EV di Indonesia. Ia menegaskan BYD akan tetap berkomitmen menyediakan produk serta layanan yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen lokal.

Tren Positif Kendaraan Listrik Nasional

Selain menjadi tonggak penting bagi BYD, pertumbuhan penjualan juga mencerminkan tren positif di pasar kendaraan listrik Indonesia. Nathasya menyebut hingga Agustus 2025, pangsa pasar kendaraan listrik nasional telah menembus lebih dari 10 persen.

“Hingga Agustus 2025, pangsa pasar kendaraan listrik nasional sudah menembus lebih dari 10 persen. Ini menjadi pesan positif bagaimana penetrasi EV di Indonesia semakin meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa capaian penjualan hingga Agustus belum mencakup keseluruhan kuartal ketiga. Oleh karena itu, pihaknya optimistis angka penjualan BYD dapat terus meningkat hingga akhir tahun. Optimisme ini tidak lepas dari semakin tumbuhnya kesadaran masyarakat akan manfaat kendaraan ramah lingkungan serta dukungan pemerintah dalam mendorong transisi energi.

Kontribusi Besar di Jawa Barat

Secara regional, penjualan BYD juga mencatat pertumbuhan signifikan di Jawa Barat. Dari Januari hingga Agustus 2025, lebih dari 2.100 unit kendaraan listrik BYD berhasil dipasarkan di provinsi tersebut. Kota Bandung dan Depok menjadi wilayah dengan distribusi terbesar, disusul daerah sekitarnya.

Untuk mendukung layanan kepada konsumen, BYD bersama Denza telah mengoperasikan 10 jaringan penjualan di lokasi strategis di Jawa Barat. Jaringan ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam memperoleh produk maupun layanan purna jual.

“Ke depannya kita akan kembali lagi terus mengembangkan tambahan 10 jaringan baru di Jawa Barat, termasuk untuk Denza,” kata Nathasya.

Kehadiran jaringan baru ini dipandang akan semakin memperluas penetrasi BYD di pasar regional, sehingga lebih banyak konsumen yang dapat merasakan manfaat kendaraan listrik modern.

MPV Listrik Jadi Pilihan Utama

Dari sisi preferensi, model MPV listrik keluarga BYD M6 masih mendominasi penjualan, khususnya di Jawa Barat. Mobil berkapasitas besar ini dianggap sesuai dengan kebutuhan mobilitas keluarga, baik di area perkotaan maupun perjalanan antarwilayah.

Menurut Nathasya, meningkatnya permintaan untuk model seperti BYD M6 memperlihatkan bahwa masyarakat mulai mencari solusi transportasi yang lebih nyaman, efisien, dan ramah lingkungan. Popularitas MPV listrik juga membuktikan bahwa kendaraan listrik dapat menjawab kebutuhan mobilitas keluarga Indonesia tanpa harus mengorbankan kenyamanan maupun ruang kabin.

Ia menegaskan harapan BYD untuk terus memperkuat kontribusi dalam akselerasi adopsi kendaraan listrik nasional. Selain itu, BYD ingin berperan aktif dalam mendukung target pemerintah mengurangi emisi karbon dari sektor transportasi.

“Dengan tren penjualan yang terus meningkat, BYD optimistis dapat memperkuat kontribusinya terhadap akselerasi adopsi kendaraan listrik nasional serta mendukung target pemerintah dalam mengurangi emisi karbon,” tuturnya.

Dengan pencapaian penjualan lebih dari 25.500 unit EV hingga Agustus 2025, BYD semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar kendaraan listrik di Indonesia. Kombinasi inovasi produk, dukungan jaringan, serta minat masyarakat yang terus tumbuh menjadi modal kuat untuk mempertahankan tren positif hingga akhir tahun.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Persaingan Ketat Liga Italia Pekan 31 Tampilkan Drama Sepak Bola Menegangkan

Persaingan Ketat Liga Italia Pekan 31 Tampilkan Drama Sepak Bola Menegangkan

Persaingan Final Four Proliga 2026 Semakin Sengit dan Penuh Drama Seru

Persaingan Final Four Proliga 2026 Semakin Sengit dan Penuh Drama Seru

Peluncuran Vivo V70 Hadirkan Varian Memori Terbesar untuk Indonesia

Peluncuran Vivo V70 Hadirkan Varian Memori Terbesar untuk Indonesia

Timnas Futsal Indonesia Targetkan Penampilan Maksimal di Ajang Piala AFF

Timnas Futsal Indonesia Targetkan Penampilan Maksimal di Ajang Piala AFF

Smartphone Oppo Find X9 Ultra Tampilkan Inovasi Kamera dan Layar Terbaru

Smartphone Oppo Find X9 Ultra Tampilkan Inovasi Kamera dan Layar Terbaru