Presiden Prabowo Subianto Perdana Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila
- Kamis, 02 Oktober 2025
JAKARTA - Untuk pertama kalinya sejak dilantik sebagai Kepala Negara, Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Momen bersejarah ini menjadi simbol awal kepemimpinannya dalam menjaga nilai persatuan bangsa. Presiden tiba sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung menerima laporan dari perwira upacara Brigadir Jenderal TNI Fitriana Nur Heru Wibawa.
Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Kolonel Pnb Muhamad Amry Taufanny. Upacara berlangsung khidmat dengan penuh penghormatan kepada pahlawan revolusi.
Baca JugaEfisiensi Energi Meningkat Berkat Kombinasi WFH dan Transportasi Umum yang Optimal
Rangkaian kegiatan dimulai dari salam kebangsaan, penghormatan kebesaran, hingga laporan komandan upacara. Presiden Prabowo kemudian memimpin hening cipta untuk mengenang jasa para pejuang bangsa yang telah mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia.
Pesan Kebangsaan dari Kepala Negara
Dalam suasana hening, Presiden mengajak seluruh peserta untuk menundukkan kepala mengenang para pahlawan revolusi. "Marilah kita sejenak mengenang arwah dan jasa-jasa para pahlawan revolusi dan para pendahulu kita yang telah berkorban untuk kedaulatan, kehormatan, kemerdekaan bangsa Indonesia, dan untuk mempertahankan Pancasila," ucapnya dengan penuh ketegasan.
Pesan Presiden tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman kehidupan berbangsa yang harus selalu dijaga oleh generasi penerus. Kehadirannya sebagai inspektur upacara memberi nuansa khusus karena ini merupakan peringatan perdana yang dipimpinnya.
Momen tersebut juga menunjukkan komitmen Prabowo untuk menguatkan ideologi bangsa di tengah tantangan global. Pancasila diingatkan sebagai perekat utama persatuan, sekaligus benteng menghadapi berbagai perbedaan yang ada di masyarakat.
Kehadiran Tokoh Bangsa dan Pemimpin Lembaga
Upacara juga diisi dengan pembacaan naskah Pancasila oleh Ketua MPR Ahmad Muzani. Selanjutnya, Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai membacakan Pembukaan UUD 1945. Ketua DPR Puan Maharani berkesempatan membacakan sekaligus menandatangani naskah ikrar sebagai wujud kesetiaan pada Pancasila.
Rangkaian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar. Suasana penuh khidmat terlihat ketika seluruh tamu undangan larut dalam doa untuk para pahlawan bangsa.
Sejumlah tokoh penting hadir, antara lain Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para duta besar negara sahabat, pimpinan lembaga tinggi negara, menteri, wakil menteri, hingga tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka mempertegas makna Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum persatuan nasional.
Peninjauan Monumen Sejarah dan Doa Pahlawan
Usai pelaksanaan upacara, Presiden Prabowo bersama pejabat negara meninjau sumur Lubang Buaya, tempat bersejarah yang menjadi saksi pengorbanan para pahlawan revolusi. Lokasi ini merupakan simbol perjuangan sekaligus pengingat agar bangsa tidak melupakan sejarah kelam demi mempertahankan Pancasila.
Di hadapan sumur bersejarah itu, Presiden memanjatkan doa khusus untuk para pahlawan yang gugur. Doa tersebut menjadi penutup rangkaian peringatan, sekaligus penegas komitmen menjaga warisan perjuangan para pendahulu.
Momen ini juga diharapkan menjadi pengingat generasi muda tentang pentingnya memahami sejarah. Lubang Buaya tidak sekadar monumen, tetapi representasi dari nilai pengorbanan yang harus terus dijaga sebagai bagian dari perjalanan bangsa.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Respons Cepat ASDP Jaga Kelancaran Layanan Penyeberangan Ketapang Secara Optimal
- Sabtu, 04 April 2026
Menhan Lakukan Kunjungan Kerja Perkuat Sinergi Prajurit dan Masyarakat Lokal
- Sabtu, 04 April 2026
Menteri PPPA Pastikan Hak Pendidikan Anak Terpenuhi Lewat Program Sekolah Rakyat
- Sabtu, 04 April 2026
Pemerintah Percepat Penyaluran Bansos April 2026 Agar Lebih Tepat Sasaran
- Sabtu, 04 April 2026












