Kamis, 02 April 2026

Pergerakan IHSG Menguat, Investor Bisa Cermati Rekomendasi Saham

Pergerakan IHSG Menguat, Investor Bisa Cermati Rekomendasi Saham
Pergerakan IHSG Menguat, Investor Bisa Cermati Rekomendasi Saham

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpotensi menguat pada perdagangan hari ini.

Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 0,30% ke posisi 8.123,24. Kenaikan ini disertai dengan net buy asing sebesar Rp 191 miliar, menandakan minat investor terhadap pasar saham domestik.

Support IHSG berada di kisaran 8.070-8.100, sedangkan resistance berada di 8.160-8.200. Kondisi ini menunjukkan bahwa pergerakan indeks masih berada dalam tren positif terbatas. Para investor dianjurkan tetap waspada terhadap potensi volatilitas yang bisa muncul.

Baca Juga

Cara Bayar Indihome Lewat mBanking BCA Beserta Biaya Adminnya

Kenaikan indeks juga didorong oleh saham-saham unggulan yang banyak dibeli asing. Saham seperti BRMS, BREN, BBCA, MBMA, dan ARCI menjadi favorit investor luar negeri. Dukungan asing ini memberikan sentimen positif bagi kelanjutan perdagangan IHSG hari ini.

Rekomendasi Saham Pilihan dari BNI Sekuritas

BNI Sekuritas memberikan enam rekomendasi saham pilihan untuk investor yang ingin memanfaatkan tren menguat IHSG. Pilihan pertama adalah PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) dengan area beli di Rp 1.160-Rp 1.170 dan cutloss di bawah Rp 1.150. Target harga terdekat diproyeksikan di Rp 1.185-Rp 1.210.

Saham kedua adalah PT Multipolar Tbk (MLPL), direkomendasikan sebagai speculative buy dengan area beli Rp 200-Rp 210 dan cutloss di bawah Rp 190. Target harga saham ini berada di Rp 220-Rp 230. Rekomendasi ini cocok bagi investor yang mencari peluang jangka pendek dengan pergerakan harga yang volatil.

Pilihan ketiga adalah PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), dengan area beli Rp 274-Rp 284 dan cutloss di bawah Rp 264. Target harga diperkirakan berada di Rp 288-Rp 310. Saham ini menawarkan potensi keuntungan menarik jika tren penguatan IHSG terus berlanjut.

Rekomendasi Saham Berbasis Strategi Break dan Weakness

BNI Sekuritas juga menyoroti saham dengan strategi “buy if break” dan “buy on weakness”. Contohnya, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) direkomendasikan untuk dibeli jika harga menembus Rp 530, dengan target terdekat di Rp 555-Rp 575 dan cutloss di bawah Rp 505.

Strategi ini menekankan pengambilan peluang saat harga menembus level penting. Saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) menggunakan strategi buy on weakness, area beli di Rp 1.260-Rp 1.295, dan cutloss di bawah Rp 1.230.

Target harga saham ini diperkirakan di Rp 1.320-Rp 1.370. Strategi ini membantu investor membeli saham pada titik harga rendah dalam tren naik jangka pendek.

Pilihan keenam adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dengan area beli Rp 2.140-Rp 2.200 dan cutloss di bawah Rp 2.110. Target terdekat diperkirakan di Rp 2.230-Rp 2.300. Rekomendasi ini menekankan potensi kenaikan harga jika momentum positif IHSG terus berlanjut.

Strategi Investasi dan Tips bagi Investor

Investor disarankan memperhatikan level support dan resistance IHSG untuk menentukan strategi masuk dan keluar saham. Pergerakan indeks yang masih terbatas memberi peluang bagi investor untuk mengambil posisi dengan manajemen risiko yang tepat. Penting untuk tetap disiplin menggunakan cutloss sesuai rekomendasi.

Kombinasi saham favorit asing dan saham pilihan BNI Sekuritas memberikan berbagai opsi strategi investasi. Investor dapat memanfaatkan speculative buy untuk peluang jangka pendek dan buy on weakness untuk potensi keuntungan menengah.

Diversifikasi strategi ini membantu memaksimalkan peluang sambil menjaga risiko tetap terkendali. Selain itu, pemantauan terus-menerus terhadap sentimen pasar dan aksi beli asing akan membantu investor mengambil keputusan tepat.

Tren penguatan IHSG yang disertai pembelian saham oleh investor asing memberikan indikasi positif bagi pasar saham Indonesia. Strategi yang tepat dapat mendukung tercapainya target keuntungan yang diinginkan.

IHSG berpotensi melanjutkan tren menguat, didukung oleh net buy asing dan sentimen positif dari saham unggulan. BNI Sekuritas memberikan enam rekomendasi saham dengan strategi speculative buy, buy if break, dan buy on weakness untuk memanfaatkan peluang perdagangan.

Investor dianjurkan memperhatikan support dan resistance, menggunakan cutloss, serta memilih strategi yang sesuai dengan profil risiko. Kombinasi strategi dan pemilihan saham yang tepat diharapkan dapat membantu memaksimalkan peluang keuntungan di pasar saham yang terus bergerak dinamis.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Indonesia Gadai Oke: Proyeksi Gadai Emas Tetap Diminati Masyarakat

Indonesia Gadai Oke: Proyeksi Gadai Emas Tetap Diminati Masyarakat

CNAF Optimistis Mampu Capai Target Pembiayaan Multiguna Tahun 2026

CNAF Optimistis Mampu Capai Target Pembiayaan Multiguna Tahun 2026

Asuransi Kesehatan Tetap Menjanjikan dengan Strategi Ciputra Life yang Efektif

Asuransi Kesehatan Tetap Menjanjikan dengan Strategi Ciputra Life yang Efektif

Perak Antam Kembali Menguat, Menjadi Peluang Investasi yang Menjanjikan

Perak Antam Kembali Menguat, Menjadi Peluang Investasi yang Menjanjikan

Bank Indonesia Catat Tren Positif Transaksi QRIS Antarnegara Tahun 2026

Bank Indonesia Catat Tren Positif Transaksi QRIS Antarnegara Tahun 2026