JAKARTA - Harga sembako di Jakarta hari ini menunjukkan dinamika yang cukup signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Ayam Broiler atau Ras mengalami kenaikan hingga 6,90% dengan harga mencapai Rp 45.833 per ekor. Sebaliknya, telur ayam Ras turun tipis 0,05% menjadi Rp 29.140 per kilogram.
Kenaikan harga ayam Broiler ini memengaruhi berbagai sektor pangan, termasuk pedagang pasar dan konsumen rumah tangga. Sementara itu, penurunan telur, meski kecil, memberikan sedikit keringanan bagi pengeluaran masyarakat. Fluktuasi ini mencerminkan ketidakseimbangan pasokan dan permintaan yang terjadi di pasar lokal.
Baca JugaPrabowo Subianto Ingin Perjanjian Sertifikasi Profesi Antara Indonesia Dan Australia Diperluas
Komoditas Sayuran dan Bumbu
Beberapa bumbu dapur seperti cabe merah besar mengalami kenaikan 3,71% menjadi Rp 58.250 per kilogram. Bawang merah juga naik 0,97% menjadi Rp 44.320 per kilogram, sedangkan bawang putih justru turun 1,55% menjadi Rp 39.853 per kilogram.
Kenaikan harga sayuran ini biasanya dipengaruhi oleh musim panen, cuaca, serta distribusi dari daerah penghasil. Cabe rawit hijau dan merah masing-masing mengalami penurunan 0,46% dan 2,87%, sementara cabe merah keriting naik tipis 0,13%.
Perubahan harga bumbu dapur ini secara langsung memengaruhi biaya produksi makanan rumah tangga maupun usaha kuliner. Pedagang di pasar diminta untuk memantau tren harga agar tetap kompetitif.
Harga Minyak, Beras, dan Protein Hewani
Harga minyak goreng curah turun 0,98% menjadi Rp 19.653 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan premium naik 0,91% menjadi Rp 20.625 per kilogram. Beras medium dan IR. I hingga Setra I mengalami penurunan antara 1,75% hingga 6,17%, mencerminkan pasokan yang relatif stabil.
Daging sapi, daging kambing, ikan bandeng, dan ikan lele juga mencatat penurunan harga, memberikan sedikit keringanan bagi konsumen. Minyak goreng dan beras menjadi perhatian utama karena digunakan hampir setiap rumah tangga dalam aktivitas memasak sehari-hari.
Penurunan harga protein hewani seperti daging dan ikan dapat mendorong peningkatan konsumsi masyarakat. Namun, pedagang harus menyesuaikan stok agar tetap seimbang dengan permintaan pasar.
Implikasi dan Saran Bagi Konsumen
Perubahan harga yang fluktuatif menunjukkan dinamika pasar yang dipengaruhi permintaan, pasokan, dan faktor ekonomi lainnya. Kenaikan ayam Broiler dan beberapa sayuran menuntut konsumen untuk bijak dalam mengatur anggaran belanja harian maupun mingguan.
Sedangkan penurunan harga telur, daging, dan beras bisa dimanfaatkan untuk menambah stok atau membeli produk lain yang sedang naik. Masyarakat disarankan untuk memantau harga sembako secara rutin agar dapat melakukan perencanaan anggaran tepat sasaran.
Para pedagang juga diharapkan mampu menyesuaikan harga jual tanpa merugikan konsumen dan tetap menjaga kelancaran distribusi. Secara keseluruhan, kondisi pasar sembako Jakarta tetap dinamis, memerlukan strategi belanja yang cermat bagi semua pihak.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Juara Kelas Bulu UFC Ilia Topuria Isyaratkan Segera Kembali Bertarung Di Oktagon
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Terobsesi Rekrut Bintang Premier League Dana Rp27 Triliun Disiapkan
- Jumat, 06 Februari 2026
Astra Hadirkan Karya Seni Kreatif Bersama indieguerillas di Stasiun MRT Setiabudi
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
GAC Banting Harga Mobil Listrik Aion Puluhan Juta Di IIMS Dua Ribu Dua Puluh Enam
- Jumat, 06 Februari 2026
Wali Kota Lis Upayakan Kembali Normalnya Jadwal Penerbangan Garuda Di Tanjungpinang
- Jumat, 06 Februari 2026
Bupati Biak Numfor Memastikan Bulan Maret Penerbangan Perdana Rute Biak Sorong
- Jumat, 06 Februari 2026
Kemenperin Godok Insentif Kendaraan Listrik Dan Hybrid Dua Ribu Dua Puluh Enam
- Jumat, 06 Februari 2026








.jpeg)



