JAKARTA - Sejumlah analis memproyeksikan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini memiliki peluang untuk melaju di zona hijau serta membagikan rekomendasi saham pilihan untuk perdagangan, Jumat (17/7/2026).
Berdasarkan data BEI pada Kamis (16/7/2026), IHSG berakhir menguat 1,10% menuju posisi 6.108,21.
Sepanjang perdagangan kemarin, indeks bergerak di rentang 6.024,35 hingga 6.108,21.
Pada deretan saham LQ45, lonjakan tertinggi dibukukan oleh PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) yang melejit 10,27% ke level Rp2.040, PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) terkerek 6,81% ke posisi Rp1.960, dan PT Astra International Tbk. (ASII) menanjak 5,15% ke harga Rp5.100.
Di samping itu, tren positif juga dirasakan oleh saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) yang terangkat 5,05% ke Rp7.800, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) naik 4,26% ke Rp3.920, serta PT Sarna Menara Nusantara Tbk. (TOWR) menguat 3,17% ke level Rp390.
Secara berlawanan, saham PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) mencatat penurunan terdalam sebesar 3,61% ke posisi Rp1.470, disusul PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) yang melemah 2,46% ke Rp595, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) merosot 2,21% ke harga Rp1.330.
Tim analis dari MNC Sekuritas mengestimasi bahwa posisi IHSG saat ini tengah berada dalam bagian dari wave (c) dari wave [iv] pada pola triangle.
"IHSG berpeluang menguat menguji 6.137-6.254. Cermati area koreksi terdekat yang diperkirakan berada di 5.974-6.020," seperti dikutip dalam riset MNC Sekuritas, Jumat (17/7/2026). Para analis memproyeksikan level support IHSG berada pada rentang 5.839 dan 5.607, sedangkan level resistance dipasang pada area 6.286 dan 6.599.
MNC Sekuritas menyarankan investor untuk melirik strategi buy on weakness terhadap saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO), PT Indika Energy Tbk. (INDY), PT Indosat Tbk. (ISAT), dan PT Protech Mitra Perkasa Tbk. (OASA).