Indeks Saham Gabungan Berpeluang Naik Menuju Level 6000

Ilustrasi IHSG, Sumber: infobanknews.
Penulis: Aaina Salsa Bila
Senin, 06 Juli 2026 | 10:02:37 WIB

JAKARTA - Pasar saham Amerika Serikat ditutup bervariasi pada perdagangan Kamis lalu. Indeks Dow Jones Industrial Average berhasil memecahkan rekor tertinggi baru sepanjang masa setelah rilis data ketenagakerjaan yang lebih lemah dari perkiraan memicu ekspektasi bahwa bank sentral akan menahan tingkat suku bunga. Sebaliknya, indeks Nasdaq tertekan oleh aksi lepas saham sektor semikonduktor.

Dow Jones menguat 1,14 persen dan S&P 500 bergerak mendatar di posisi 7.483,24, sedangkan Nasdaq Composite merosot 0,8 persen.

Koreksi pada Nasdaq didorong oleh penurunan saham cip selama dua hari berturut-turut, termasuk ETF VanEck Semiconductor yang anjlok 4,5 persen, saham Teradyne jatuh 13,6 persen, KLA turun 11,5 persen, Nvidia melemah 1,4 persen, dan Micron Technology menyusut 5,5 persen.

Data menunjukkan penyerapan tenaga kerja hanya 57.000 pada Juni, di bawah proyeksi sebesar 115.000, meski angka pengangguran membaik ke posisi 4,2 persen.

Sementara itu, mayoritas bursa saham Asia bergerak menguat pada perdagangan Jumat lalu. Indeks Nikkei 225 Jepang tumbuh 1,47 persen, Topix naik 1,24 persen, Hang Seng Hong Kong terangkat 1,28 persen, Taiex Taiwan melaju 0,08 persen, dan ASX 200 Australia bertambah 1,37 persen.

Di Korea Selatan, Kospi melonjak 5,76 persen dan Kosdaq menguat 0,19 persen, diikuti kenaikan FTSE Straits Times 0,26 persen serta FTSE Malay KLCI 1,04 persen karena pemodal melakukan rotasi dari sektor teknologi.

Pada saat yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup menguat 2,28 persen pada perdagangan Jumat lalu, meskipun investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp16,6 miliar. Sejumlah saham yang paling banyak dilepas oleh pemodal asing meliputi BBRI, MAPI, TPIA, EMAS, dan ISAT.

IHSG berpotensi mencoba break resistance di 5900-5950 dengan target kenaikan di 6000-6150. Diperkirakan Support IHSG: 5780-5850 and Resist IHSG: 5950-6000.

Beberapa saham pilihan yang dapat dicermati untuk aktivitas perdagangan hari ini meliputi BMRI, TINS, BUMI, BRMS, BFIN, dan KOTA.

Berikut rincian rekomendasi teknikal untuk hari ini:

BMRI Spec Buy dengan area beli di 3970-4000, cutloss di bawah 3970. Target dekat di 4030-4100.

TINS Spec Buy dengan area beli di 3400-3430, cutloss di bawah 3380. Target dekat di 3470-3520.

BUMI Spec Buy dengan area beli di 137-139, cutloss di bawah 135. Target dekat di 141-145.

BRMS Spec Buy dengan area beli di 490-498, cutloss di bawah 486. Target dekat di 505-520.

BFIN Spec Buy dengan area beli di 740-745, cutloss di bawah 735. Target dekat di 755-765.

KOTA Buy if Break 89, dengan target dekat di 91-97. Cutloss di bawah 86.

Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Reporter: Aaina Salsa Bila