Harga Emas Dunia 3 Juli 2026 Menguat, Kontrak Berjangka 4.142,25 US Dolar per Ons
JAKARTA – Harga emas dunia pada Jumat (3/7/2026) bergerak stabil dengan kecenderungan menguat setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat lebih lemah dari perkiraan, meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Mengutip Investing.com, harga emas spot naik 0,1 persen menjadi 4.128,74 US dolar per ons, sementara kontrak berjangka emas menguat 0,4 persen ke level 4.142,25 US dolar per ons. Secara mingguan, harga emas spot tercatat naik 0,9 persen, menjadi penguatan pertama dalam lima pekan.
Kenaikan emas terjadi setelah data nonfarm payrolls menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja AS pada Juni lebih rendah dari proyeksi. Kondisi ini memberi ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga di level saat ini, sehingga menjadi katalis positif bagi emas setelah kuartal kedua sempat tertekan.
Sepanjang kuartal yang berakhir pada Juni, harga emas turun sekitar 13 persen, menghapus kenaikan sejak awal tahun. Pelemahan indeks dolar AS dari posisi tertinggi hampir 13 bulan turut menopang penguatan logam mulia.
Selain emas, logam mulia lain juga ikut naik. Harga perak spot naik 0,15 persen menjadi 61,0580 US dolar per ons, sementara platinum spot menguat 0,2 persen ke level 1.627,92 US dolar per ons.
Meski tekanan suku bunga mulai mereda, pasar tetap mencermati sikap hawkish The Fed. Ketua Federal Reserve Kevin Warsh menegaskan komitmen menjaga target inflasi tahunan di level 2 persen. Sikap ini dinilai masih dapat memengaruhi arah harga emas dalam jangka pendek, terutama jika tekanan inflasi kembali meningkat.