Perbandingan Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 per 4 Juni 2026

Ilustrasi emas Galeri24, Antam, dan UBS(sumber foto: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Kamis, 04 Juni 2026 | 09:38:19 WIB

JAKARTA - Pergerakan harga logam mulia dari tiga produsen besar yakni Galeri24, Antam, dan UBS menunjukkan fluktuasi serta variasi yang cukup kontras.

Produk emas batangan dari Antam menempati urutan nominal paling tinggi untuk hampir setiap ukuran, sementara Galeri24 hadir sebagai alternatif dengan penawaran yang paling terjangkau.

Berikut adalah daftar nominal perdagangan untuk komoditas emas batangan dari ukuran kecil hingga menengah pada hari ini.

Untuk ukuran 0,5 gram, Galeri24 memasarkan produknya dengan nilai Rp1.449.000, kemudian Antam menetapkan nominal Rp1.495.000, dan UBS menjadi yang paling tinggi di angka Rp1.527.000.

Pada berat 1 gram, Galeri24 menawarkan harga senilai Rp2.763.000, Antam melepas dengan angka Rp2.885.000, sedangkan untuk UBS membuntuti pada nominal Rp2.824.000.

Bagi pecahan ukuran 2 gram, produk dari Galeri24 dibanderol sebesar Rp5.459.000, Antam menjual dengan harga Rp5.708.000, serta UBS berada di posisi Rp5.605.000.

Selanjutnya pada ukuran 5 gram, Galeri24 mematok nilai jual Rp13.548.000, disusul Antam yang melonjak ke angka Rp14.191.000, dan UBS menempel pada harga Rp13.851.000.

Untuk berat 10 gram, komoditas dari Galeri24 berada pada level Rp27.023.000, Antam mendominasi di angka Rp28.325.000, lalu UBS mengikuti dengan harga Rp27.558.000.

Jika ditinjau dari pergerakan pasar sebelumnya, nilai jual emas Antam untuk pecahan 1 gram pada hari Rabu kemarin bertengger di nominal Rp2.870.000, yang berarti terdapat peningkatan sebesar Rp15.000 per gram pada hari ini.

Sementara itu, produk logam mulia besutan UBS dengan ukuran yang sama juga mengalami kenaikan tipis senilai Rp12.000 dari perdagangan kemarin yang berada di angka Rp2.812.000.

Pada sisi lain, Galeri24 tampak menjaga keseimbangan pasar dengan hanya menerapkan perubahan harga minor sekitar Rp8.000 jika dibandingkan dengan jalannya transaksi pada hari sebelumnya.

Reporter: Moch Febrianto