Prediksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini 21 Mei 2026

Ilustrasi IHSG (sumber foto: NET)
Kamis, 21 Mei 2026 | 09:35:40 WIB

JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada hari ini diperkirakan memiliki risiko untuk bergerak melemah.

Para pelaku pasar modal juga disarankan mencermati sejumlah rekomendasi saham unggulan untuk sesi perdagangan Kamis, 21 Mei 2026.

Kondisi tersebut membayangi pasar setelah indeks domestik ditutup melemah sebesar 52,18 poin atau jatuh sebanyak 0,82 persen ke level 6.318,50 pada penutupan perdagangan Rabu, 20 Mei 2026.

Sepanjang sesi perdagangan kemarin, pergerakan indeks berada di rentang area terendah pada posisi 6.215,56 hingga menyentuh posisi tertinggi di level 6.318,50.

Dari sisi likuiditas pasar modal, total nilai transaksi harian tercatat mencapai nominal Rp22,04 triliun, dengan volume perdagangan yang melibatkan sebanyak 38,10 miiliar lembar saham.

Aktivitas penutupan pasar tersebut mencatatkan frekuensi transaksi sebanyak 2,449 juta kali oleh para pelaku pasar.

Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 217 saham bergerak menghijau, 510 saham memerah, serta sisanya sebanyak 232 saham cenderung stagnan.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar yang mendorong pelemahan dari indeks LQ-45 pada perdagangan kemarin meliputi:

PT Barito Pacific Tbk. atau BRPT yang turun sebesar 10,18 persen ke level Rp1.720 per saham.

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. atau CUAN yang melemah sebesar 9,23 persen ke level Rp590 per saham.

PT Bumi Resources Tbk. atau BUMI yang turun sebesar 6,99 persen ke level Rp173 per saham.

PT Amman Mineral Internasional Tbk. atau AMMN yang melemah sebesar 6,31 persen ke level Rp2.970 per saham.

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. atau ADMR yang turun sebesar 6,21 persen ke level Rp1.435 per saham.

Berdasarkan analisis teknikal terkini, posisi indeks diperkirakan masih berada dalam bagian dari gelombang pola korektif harian.

Para pelaku pasar diharapkan mencermati area koreksi indeks yang diproyeksikan berada pada rentang area antara 6.148 hingga 6.179.

Sementara itu, untuk perkiraan area penguatan terdekat dari indeks berada pada rentang posisi antara 6.401 sampai 6.514.

Untuk batas teknikal harian secara terperinci, batas penahan bawah atau level support diproyeksikan berada pada area poin berikut:

Level Support 1 berada pada posisi 6.148 poin.

Level Support 2 berada pada posisi 6.092 poin.

Sedangkan untuk batas penahan atas atau area resistance diproyeksikan akan berada pada level poin sebagai berikut:

Level Resistance 1 berada pada posisi 6.459 poin.

Level Resistance 2 berada pada posisi 6.635 poin.

Menyikapi tren pergerakan pasar tersebut, para pelaku pasar disarankan untuk mempertimbangkan beberapa opsi keputusan investasi saham.

Strategi buy on weakness atau beli saat harga melemah disarankan untuk beberapa emiten terpilih seperti PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. atau AADI.

Opsi serupa juga disarankan untuk saham PT Hartadinata Abadi Tbk. atau HRTA dan PT Merdeka Battery Materials Tbk. atau MBMA di area bawah.

Sementara itu, opsi strategi trading buy untuk perdagangan jangka pendek dapat dipertimbangkan pada saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. atau AMRT.

Seluruh ulasan pergerakan dan proyeksi mengenai emiten ini bersifat informasi semata bagi masyarakat pembaca dan bukan merupakan ajakan mutlak.

Keputusan akhir dalam bertransaksi sepenuhnya menjadi hak pribadi, di mana risiko dan keuntungan investasi merupakan tanggung jawab setiap investor.

Reporter: Diaz Muhammad Hanif