Rupiah Diprediksi Melemah ke Rentang Rp17.600 Hingga Rp17.750 Hari Ini
JAKARTA - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada hari ini Kamis, 21 Mei 2026 diproyeksikan bakal fluktuatif namun berpotensi besar ditutup melemah. Mata uang Indonesia diperkirakan berada pada kisaran Rp17.600 sampai Rp17.750 per dolar AS.
Pada perdagangan sebelumnya, Rabu 20 Mei 2026, nilai tukar rupiah sebenarnya mampu ditutup menguat sebesar 0,48% dan bertengger di posisi Rp17.629 per dolar AS.
Tren penguatan mata uang Garuda kemarin terjadi bersamaan dengan apresiasi yang dialami oleh sebagian besar mata uang di kawasan Asia.
Tercatat yuan China menguat 0,13% terhadap dolar AS, disusul oleh won Korea sebesar 0,06%, dan dolar Taiwan yang naik 0,11%. Selain itu, ringgit Malaysia juga ikut menguat sebesar 0,18% terhadap dolar AS.
Namun kondisi sebaliknya terjadi pada baht Thailand yang terpangkas 0,06%, peso Filipina melemah 0,03%, serta rupee India yang jatuh hingga 0,34%. Sementara itu, pergerakan yen Jepang, dolar Singapura, dan dolar Hong Kong terpantau bergerak stabil terhadap dolar AS.
Penguatan rupiah sebelumnya dinilai berhasil terjadi di tengah tren indeks dolar AS yang terus mendaki. Sentimen positif dari dalam negeri menjadi motor utama penguatan tersebut, khususnya terkait kebijakan pemotongan anggaran oleh pemerintah serta langkah agresif Bank Indonesia yang mengerek suku bunga acuan.
Langkah efisiensi anggaran pemerintah, termasuk pengurangan dana untuk program Makan Bergizi Gratis atau MBG, dipandang positif oleh pelaku pasar bagi kesehatan fiskal nasional.
Ditambah lagi, keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin (bps) dirasa efektif meningkatkan daya tarik aset keuangan dalam negeri saat tekanan global menghadang.
Walau indeks dolar AS terus menguat, perpaduan kebijakan fiskal dan moneter yang pro stabilitas pasar membuat rupiah tetap bergerak kokoh.
“Perkembangan domestik idealnya masih bisa mendukung penguatan rupiah tetapi perkembangan eksternal juga masih akan menjadi perhatian,” ujarnya.
Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto memasang target agar nilai tukar rupiah berada di angka Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS pada tahun 2027 mendatang.
Target tersebut dipaparkan dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM & PPKF) di Gedung DPR.
"Nilai tukar rupiah berada di rentang Rp16.800 sampai Rp17.500," ujarnya pada Rapat Paripurna yang dihadiri anggota MPR dan DPR.
Prabowo juga mengutarakan bahwa ke depan strategi kebijakan fiskal serta moneter bakal dioptimalkan demi memastikan nilai tukar mata uang tetap terjaga stabil.